Welcome to mosaik-pena

Share your thoughts here

Member Login


Fasilitator Mencerdaskan Bangsa Dengan Pers Yang Hebat


[Author: , Posted on: 2016-02-16 09:54:53]

Kemeriahan Hari Pers Nasional (HPN) di Batam dan Tanjung Pinang tahun 2015 masih sangat terasa, berbagai kegiatan yang diadakan diantaranya: Pelatihan Jurnalisme, Pameran Peradaban Pers, Konversi Bahasa dan Budaya, Bedah Buku, Konversi Media Massa, Diskusi, Workshop, Seminar, Pesta Rakyat, Pertemuan Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) dan  masih banyak lagi serasa belum dapat dilupakan dibenak masyarakat. Kegiatan tersebut memiliki banyak manfaat dan  seolah  mewakili sebuah upaya dalam  mencerdaskan bangsa. (sumber: www.hpnindonesia.com).
Pers dapat dikatakan sebagai suatu istilah badan yang melakukan penerbitan media massa secara berkesinambungan. Dan setiap tanggal 9 Februari ditiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN) yang berbarengan dengan hari ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sehingga masyarakat banyak yang beranggapan bahwa HPN sebagai pesta dari PWI.
Pers sebagai sumber informasi bagi masyarakat haruslah dapat memberikan berita yang terpercaya dan dapat dipertanggung jawabkan dimasyarakat. Hal tersebut dimaksudkan bukan hanya berita yang sesuai kenyataan, tetapi berita tersebut haruslah dilakukan penyaringan terlebih dahulu untuk memberikan berita yang memang bermanfaat dan lebih cerdas.
Seperti pada kejadian tahun 2010 dimana Erwin Ar nada, mantan pimpinan majalah Playboy Indonesia dipenjarakan karena menerbitkan majalah yang dianggap pornografis dan melanggar susila dan budaya yang dianut masyarakat indonesia. Hukuman yang diberikan kepada Erwin dalam rangka memberikan efek jera kepada yang lain yang ingin merusak moral bangsa. Hal tersebut bukan berarti melanggar kebebasan pers, sebagai pembawa informasi pers tentunya harus lebih bijak dalam memilih berita yang memang layak ditonton sehingga menjadi tuntunan, serta berita yang memang tidak layak dipertontonkan.
Keberadaan Pers pada dasarnya sangat luar biasa penting, namun Pers haruslah dapat menjadi fasilitator penyampaian kecerdasan dengan memberikan informasi yang sebedarnya dan dapat dipertanggung jawabkan dimasyarakat. Serta menjunjung tinggi idelisme dan kode etik sehingga menjadikan pers tersebut lebih hebat.
Namun dalam gambaran yang lain Pers yang hebat adalah pers yang memperhatikan dan berjuang untuk kemaslahatan masyarakat, karena ia sadar betapa pentingnya kebenaran yang akan disampaikan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga berita yang akan disampaikan dapat diterima dengan sangat baik oleh masyarakat. 
Banyak juga dalam hal lain pers yang melakukan pelanggaran kode etik, karena melakukan pemberitaan sepihak atau tidak seimbang dimana pers tersebut tidak melakukan konfirmasi, berita yang disampaikan tidak akurat, dan dianggap menghakimi satu pihak. Hal tersebut haruslah dapat dihindari oleh pers yang memang menjunjung tinggi kode etik.
Yang harus selalu diingat adalah Pers sebagai sumber informasi yang dianggap hebat harus dapat memjadi fasilitator kecerdasan masyarakat dan bangsa sebagai cerminan kepedulian terhadap umat manusia. (Yulia Safitri)

Most Commented